Home » » Interaksi Antar Komponen Abiotik Dalam Ekosistem

Interaksi Antar Komponen Abiotik Dalam Ekosistem

Written By heri aji on Friday, April 26, 2013 | 7:44 AM

Interaksi antar komponen biotik yang terjadi dalam ekosistem

didalam ekosistem setiap komponen biotik memiliki peran masing-masing dan saling berinteraksi satu sama lain. jenis-jenis interaksi yang terjadi antar komponen biotik sebagai berikut

a. Hubungan Nertal

hubungan netral merupakan hubungan yang saling tidak mempengaruhi. Namun sesungguhnya hubungan yang benar-benar netral tidak ada. hal ini dikarenakan setiap organisme memerlukan komponen abiotik yang sama sehingga timbulah persaingan antar individu


b. Hubungan Simbiosis

yaitu hubungan sangat erat antara dua jenis organisme yang hidup saling berdampingan. Simbiosis yang terjadi antar organisme dibagi menjadi 3 macam sebagai berikut
a. simbiosis mutualisme  hubungan antara dua jenis organisme yang saling menguntungkan satu sama lain, misal yang biasa kita lihat sehari-hari adalah kupu-kupu dengan bunga, kupu-kuou memperoleh nektar dari bunga dan bunga dibantu oleh kupu-kupu dalam proses penyerbukan
  gambar simbiosis mutualisme

b. Simbiosis komensalisme  yaitu hubungan antara dua jenis organisme yang menguntungkan salah satu puhak saja, tetapi organisme lain tidak dirugikan atau diuntungkan, misal ikan hiu dengan ikan remora
gambar simbiosis komensalisme

c. simbiosis parasitisme
yaitu hubungan antara dua organisme yang merugikan salah satu organisme, sedangkan pihak yang lain diuntungkan. misal antara benalu dengan inangnya, cacing perut dengan manusia dan lain-lain
gambar simbiosis parasitisme

c. hubungan kompetisi

Kompetisi merupakan jenis interaksi antar organisme yang saling bersaing karena memiliki kebutuhan yang sama, misal kompetisi beberapa jenis burung di hutan yang memakan serangga yang sama. Hubungan kompetisi terjadi jika didalam ekosistem terjadi ketidak seimbangan .

d. hubungan predasi

yaitu hubungan antar organisme yang memangsa dengan organisme yang dimangsa. contoh harimau dengan rusa

e. Antibiosis

interaksi antara mahluk hidup, salah satu mahluk hidup mengeluarkan zat antibiotik yang dapat membahayakan mahluk hidup yang lain. Contoh interaksi antara jamur penicilim dengan mikro organisme yang lain. Antibiosis pada tumbuhan disebut alelopati, contohnya adalah tumbuhan kamboja dan gamal

keseimbangan ekosistem 

dalam suatu ekosistem yang masih alami belum terganggu akan didapati adanya keseimbangan, antara komponen-komponen penyusun ekosistem tersebut. Keadaan ini disebut homeostatis, yaitu kemampuan ekosistem untuk dapat menahan berbagai perubahan alam dalam sistem secara menyeluruh. 
      Ekosistem dikatakan seimbang apabila semua komponen baik biotik maupun abiotik berada pada porsi yang seharusnya, baik jumlah maupun peranan dalam lingkungan. Dalam ekosistem terjadi makan dan dimakan yang kita sebut dengan istilah rantai makanan, idealnya dalam sebuah rantai makanan jumlah tiap-tiap anggota harus sesuai dengan aturan ekosistem.
ketidak seimbangan ekosistem terjadi apabilan semua komponen abiotik dan biotik tidak berada pada porsi yang seharusnya, baik jumlah maupun peranannya dalam lingkungan. akibatnya, ekosistem tersebut tidak dapat lagi mempertahankan homeostatisnya
faktor-fartor yang mempengaruhi terganggunya ekkosistem adalah faktor alam dan manusia
faktor alam adalah faktor yang terjadi karena alam contoh adalah banjir, gempa bumi, gunung meletus, gelombang tsunami.
faktor manusia yaitu faktor-faktor yang terjadi akibat aktifitas dari manusia misalnya saja yang umum dan juga kita sering melakukannya yaitu membuang sampah sembarangan 
Share this article :

1 comments:

Dilarang Menaruh Link Aktif pada komentar

Gunakan Name/Url untuk Link ke Blog Anda

Komentar dengan Annonime tidak akan di publish


SOAL TES CPNS TERBARU

 
Support : Maskolis | Johny Templates | Mastemplates
Copyright © 2013. ADA SOAL ADA JAWABAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Sukoharjo Cyber